Anggota DPRD SBT: Fadly Salim Elbetan

Harapan Petani Pupus, Elbetan Minta Adanya Upaya Rehabilitasi Kebakaran Lahan

11

Serambi Timur

Bula-Anggota DPRD Seram Bagian Timur ( SBT ) Partai Hanura, Fadly Salim Elbetan, meminta adanya upaya pemerintah daerah untuk mengidentifikasi dan merehabilitasi kebakaran lahan milik petani Pala, cengkeh dan lahan coklat.

Permintaan tersebut di sampaikan dalam rapat dengar pendapat gabungan komisi DPRD SBT, bersama dengan Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Komisariat Stikip Hunimua terkait kebakaran hutan dan lahan.

Rapat yang dipimpin Oleh Wakil Ketua DPRD SBT Husen Kelilauw, berlangsung di Senayan Englas, Selasa ( 03/11/2026).

Turut hadir Kepala dinas Sosial Sudir Rumanama, Perwakilan dinas PUPR, Kepala Dinas BPBD, Perwakilan Dinas Pertanian, Perwakilan Bappeda, Perwakilan Dinas Lingkungan hidup.

Dalam rapat tersebut, Elbetan menegaskan kepada pemerintah daerah untuk segara mungkin mengidentifikasi serta merehabilitasi petani di 16 Kecamatan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, guna adanya pemulihan ekonomi mereka.

Elbetan juga menyampaikan catatan tentang stategis yang perlu diketahui oleh Pemda SBT.

" kita semua tahu bahwa terhadap masalah kebakaran hutan dan lahan akibat dari keadaan elnino hari ini, ada dua hal yang perlu perhatian Pemda soal kebakaran kekeringan," Ucapnya.

Selain itu, soal penanganan kebakaran dan kekeringan tersebut masih ada tugas dan kewajiban untuk menyelesaikan oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, permintaan Komisariat Stikip Hunimua untuk membentuk Pansus oleh DPRD SBT itu belum sampai pada subtansi masalah atau inti persoalan yang hadapi saat ini.

" Yang dihadapi saat ini yakni harus memulihkan ekonomi masyarakat dan merehabilitasi lahan masyarakat yang kebakaran," Ucapnya.

Selain itu, mengenai situasi tersebut, pemda harus berikan bantuan kepada petani yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

" Bantuan harus diberikan, baik dalam bentuk uang maupun bentuk bibit anakan pala dan cengkih kepada petani yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan," Ucapnya.

Lanjutnya, kondisi yang di alami petani saat ini membuat harapan Petani pupus, karena anak-anak mereka sukses mulai dari Sarjana sampai TNI dan Polri itu hampir sebagian besar orang tua mereka adalah petani. ( ST-01 ).