-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Serambi timur
Bula- Kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Seram Bagian Timur ( SBT ) berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) yang juga sebagai Ketua Komisi II DPRD SBT, Husin Rumadan, pada saat berlangsungnya rapat dengar pendapat gabungan komisi di DPRD SBT, bersama dengan Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Komisariat Stikip Hunimua terkait kebakaran hutan dan lahan.
Rapat yang dihadiri oleh 14 Anggota DPRD SBT, Sekwan dan Enam OPD teknis itu berlansung dikantor DPRD SBT, dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD SBT Husen Kelilauw, Selasa ( 03/11/2026 ).
Dalam kesempatan tersebut, Rumadan menjelaskan bahwa perlu untuk mengetahui pada titik mana harus memulai.
Pasalnya, berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut.
Mengenai Penganggaran dalam penangan kebakaran tersebut, Rumadan mengingatkan pihak terkait untuk melihat pada Nomenklatur belanja dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
" Dalam penangan kebakaran hutan dan lahan ini , penganggaran dan belanja ini berada pada dinas mana, BPBD atau Damkar, maupun pertanian, sebab ada Anggaran Tambahan yang tersedia untuk menangani musnah maupun bencana," Ucapnya.
Penting untuk mengetahui Nomenklatur tersebut lantaran berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi di SBT sebab ada lahan yang terbakar menyebabkan produktivitas terbatas.
Sehingga dengan adanya waktu dua bulan kedepan, Rumadan berharap agar tidak bisa dijawab secara sektoral lintas DPRD SBT, melainkan harus dibahas bersama dengan pemerintah daerah.
" Hal ini harus dibahas bersama dengan Pemda SBT," Ungkap Rumadan.
Lanjutnya, untuk lebih mudah mengetahui pertumbuhan ekonomi petani maka perlu memberikan kesempatan kepada dinas pertanian SBT untuk merilis pertumbuhan yang dimaksud.
" Kita berikan kesempatan kepada dinas pertanian SBT untuk merilis pertumbuhan ekonomi yang dimaksud," Tandas Rumadan. ( ST-01 ).